Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sunday, February 28, 2010

Teknik Korupsi Masa Kini

By: iwan agustinus

Di jaman Orba korupsi dilakukan dengan cara terang2an, duitnya benar2 digelapkan. Tapi karena dekat dengan penguasa dan pejabat, sekalipun UU dan aturan dilanggar terang2an, tetap lolos.

Di jaman sekarang korupsi dilakuin dengan cara halus tapi lebih merusak, yaitu dengan cara merubah dulu UU dan aturannya. UU dan aturan dibuat, dirubah2 dan disesuaikan dengan kebutuhan pihak yang berkepentingan. Kemudian baru dananya dikeluarkan.

Untuk memahami modus spt ini, bisa anda perhatikan ilustrasi karikatur di bawah ini Salah satu kasus korupsi dimana UU dan aturan diubah dulu, kemudian duitnya dikeluarkan adalah kasus bank Mutiara aka Century, yang melibatkan Budiono, Sri Mulyani, Miranda Goeltom, Robert Tantular dll. Namun saya pribadi percaya Bu Sri dan Pak Budiono sebenarnya ditipu Robert Tantular dkk. Saya yakin Pak Budiono dan Bu Sri profesional, tidak memperkaya diri dan tidak diuntungkan dalam kasus ini. Tapi entahlah kok mereka bisa nekat spt ini!!!!!

Sebenarnya kasus demikian masih banyak, namun yg heboh satu ini. Sebagian lagi tidak terungkap.Kasus semacam ini bila diselesaikan lewat jalur hukum formal, yaitu pengadilan pidana biasa sudah pasti akan bebas. Karena hukum kita masih berdasar penafsiran ayat2 dan pasal2 secara formal. Karena itulah Partai Demokrat lewat Ruhut Sitompul ngotot tujuh turunan minta kasus ini dibawa ke ranah hukum pidana, yaitu pengadilan biasa. Karena mereka tahu, dengan penafsiran ayat2 dan pasal2 formal, para tersangka akan bebas.

Cara untuk mengatasi korupsi dengan modus begini adalah menanamkan sikap kristis pada masyrakat pada tiap aturan dan UU yang dibuat, diganti dan dirubah. Benar2 perlu kerja keras bagi setiap rakyat Indonesia.

Ironis ya. Penguasa yang membuat aturan, tapi penguasa sendiri tidak mau terikat pada aturan yang mereka buat sendiri. Itu artinya aturan digunakan untuk menjajah rakyat, menekan dan mecari2 kesalahan rakyat bila memberontak.

7 comments:

hellgalicious said...

wah tekniknya gaul abis.
ckckckck

pejabat kelas atas kek gitu musti diberantas.
salam knal juga
linknya udah gue pasang tuh

ola said...

hmm
ya inilah indonesia
kita sebagai generasi penerus harus memutar otak gimana caranya memberantas koruptor2 itu.

link nya uda gue pasang
monggo di cek :D

iwan agustinus said...

ironis ya.......tapi gw yakin kok kalo Bu Sri dan Pak Budiono itu bersih dan tidak memperkaya diri, tapi gw ga habis pikir kenapa kok bisa dibohongi sama robert tantular dkk nya

Fenchu said...

Karikaturnya bagus, itu lu yg bikin wan? Ada tulisan link lu soalnya.

iwan agustinus said...

gw yg edit fen, ada dua karikatur berbeda trus gw satuin LOL

gw beri link gw, biar jelas sapa yg mulai duluan. biar ga jd ajang fitnah n tuduh kalo disebarin. gw tanggung jawab penuh ama pernyataan gw

mercuryfalling said...

Iya juga ya..Baru ngeh...Dasar kadal semua pejabat kita.

lord green said...

itulah indonesia...penguasa slalu memanfaatkan kekuasaannya..